Eksportir Terdaftar Kopi

Kopi termasuk barang yang dibatasi ekspornya atau dengan kata lain ekspor kopi dilakukan pembatasan berdasarkan jenis kopinya dan hanya dapat diekspor oleh perusahaan yang telah mendapat penetapan sebagai Eksportir Terdaftar Kopi (ETK).

Kopi Indonesia

Kopi merupakan salah satu komoditas di dunia yang dibudidayakan lebih dari 50 negara. Ada 2 (dua) jenis/varietas kopi yang dikenal secara umum yaitu Kopi Robusta (Coffea Canephora) dan Kopi Arabika (Coffea Arabica).

Negara kita termasuk negara penghasil kopi. Indonesia menduduki urutan keempat sebagai negara penghasil kopi terbesar di dunia setelah Brazil, Vietnam dan Kolombia dengan jumlah produksinya sebanyak 639 ribu ton kopi per tahun

Kopi adalah kopi yang termasuk dalam Pos tarif/HS 09.01 dan 21.01.

Eksportir Terdaftar Kopi (ETK)

Ketentuan mengenai ekspor kopi tertuang dalam Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor 109 Tahun 2018 Tentang Ketentuan Ekspor Kopi.

Perusahaan yang ingin mendapatkan ijin Eksportir Terdaftar Kopi (ETK) harus mendaftarkan perusahaanya pada portal INATRADE, dengan ketentuan sebagi berikut:

Untuk mendapat penetapan sebagai ETK, perusahaan harus mengajukan permohonan secara elektronik melalui laman resmi http://inatrade.kemendag.go.id dengan mengupload/melampirkan:

  • Nomor Induk Berusaha (NIB)
  • Nomor Pokok Wajib Pajak
  • Berita Acara Pemeriksaan dan Rekomendasi Ekspor Kopi
  • Nomor Induk Berusaha
  • Surat Izin Usaha Perdagangan
  • Izin Usaha Tetap

Eksportir Terdaftar Kopi (ETK) yang melakukan kegiatan ekspor kopi wajib menyampaikan SKA Form ICO. Untuk mendapatkan SKA Form ICO, ETK harus mengajukan permohonan penerbitan SKA Form ICO kepada IPSKA terdekat.

SKA Form ICO / COO FOrm ICO

Surat Keterangan Asal (Certificate of Origin) Form ICO yang selanjutnya disingkat SKA Form ICO adalah surat keterangan yang digunakan sebagai dokumen penyerta kopi yang diekspor dari seluruh Indonesia, yang membuktikan bahwa kopi tersebut berasal, dihasilkan dan/atau diolah di Indonesia.