Peraturan Ekspor Kopi Tahun 2019

Menteri Perdagangan R.I mengeluarkan Peraturan Ekspor Kopi Tahun 2019 ini yang tertuang dalam Permendang 80 Tahun 2019 tentang perubahan atas Permendag Nomor 109 Tahun 2018 Tentang Ketentuan Ekspor Kopi.

Ketentuan Umum Ekspor Kopi

Kopi adalah salah satu komoditas ekspor yang diatur tata niaga ekspornya, yang termasuk dalam Buku Tarif Kepabeanan Indonesia HS Nomor 09.01 dan 21.01.

Eksportir Terdaftar Kopi yang selanjutnya disingkat ETK adalah perusahaan yang telah mendapat penetapanuntuk melakukan kegiatan ekspor kopi. Perusahaan yang ingin mendapatkan ijin Eksportir Terdaftar Kopi (ETK) harus mendaftarkan perusahaanya pada portal INATRADE, dengan ketentuan sebagi berikut:

Untuk mendapat penetapan sebagai ETK, perusahaan harus mengajukan permohonan secara elektronik melalui laman resmi http://inatrade.kemendag.go.id.

SKA Form ICO

Eksportir Terdaftar Kopi (ETK) yang melakukan kegiatan ekspor kopi wajib menyampaikan SKA Form ICO. Untuk mendapatkan SKA Form ICO, ETK harus mengajukan permohonan penerbitan SKA Form ICO kepada IPSKA terdekat.

Surat Keterangan Asal (Certificate of Origin) Form ICO yang selanjutnya disingkat SKA Form ICO adalah surat keterangan yang digunakan sebagai dokumen penyerta kopi yang diekspor dari seluruh Indonesia, yang membuktikan bahwa kopi tersebut berasal, dihasilkan dan/atau diolah di Indonesia.

Perubahan Permendag

Permendag tersebut bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan kebijakan ekspor kopi yang selama ini diberlakukan.

Salah satu hal dirubah pada Permendag 80 Tahun 2019 ini adalah dihapuskannya Pasal 5 mengenai Berita Acara pemeriksaan (BAP) yang selama ini harus dilampirkan pada saat akan mengajukan permohonan tertulis pada Dinas Perdagangan.

Pada Permendag tersebut diatas juga diterangkan mengenai syarat syarat untuk mendapatkan Eksportir Terdaftar Kopi (ETK)

Lampiran

Berikut ini kami lampirkan Peraturan Ekspor Kopi sesuai Permendag 80 Tahun 2019 yang bisa didownload sebagai bahan referensi untuk kegiatan ekspor kopi.